Apa itu Diet MIND yang Bisa Bikin Panjang Umur?
- Memiliki badan yang sehat dan umur yang panjang tentunya menjadi hal yang didamba-dambakan banyak orang. Tak heran banyak orang rela berolahraga dan mengatur pola makan dengan diet.
Olahraga
JAKARTA - Memiliki badan yang sehat dan umur yang panjang tentunya menjadi hal yang didamba-dambakan banyak orang. Tak heran banyak orang rela berolahraga dan mengatur pola makan dengan diet.
Salah satu diet yang dikenal bisa memperpanjang umur adalah diet. Dikuip TrenAsia.com dari Inc, diet MIND bertujuan untuk melindungi kesehatan otak seiring bisa memperpanjang usia Anda.
Untuk memulainya, Anda melakukan kebiasaan simpel seperti menambahkan lebih banyak buah beri atau sayuran hijau ke dalam makanan Anda. Ini adalah langkah awal yang dapat diambil untuk meningkatkan kesehatan otak dan umur panjang.
- Prabowo Didorong Ikuti Jejak Mahfud MD Mundur dari Kabinet
- BPS Ungkap Penyebab Harga Beras Mahal di Awal Tahun
- Sederet Kerugian Indonesia jika Target Bauran Energi Diturunkan
Diet MIND dirancang untuk membantu mencegah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia, seperti penyakit Alzheimer. Meskipun mirip dengan diet Mediterania, Diet MIND merekomendasikan makanan tertentu, seperti buah beri dan sayuran hijau. Beri dan sayuran hijau ini diharapkan bisa melindungi otak dan tubuh dari efek penuaan.
Diet MIND adalah singkatan dari Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay, menggabungkan prinsip dari diet Mediterania yang sehat dan diet DASH yang baik untuk jantung, dengan penekanan pada makanan yang dapat mencegah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.
Tim peneliti dari Harvard dan Rush University adalah yang memimpin pengembangan diet ini. Dan sekarang diwariskan oleh Laura Morris, putri dari salah satu peneliti tersebut. Ia melanjutkan karya ibunya dan menjadi co-author buku "The Official MIND Diet."
Menurut Morris, yang membedakan diet ini adalah rekomendasi spesifiknya dengan 10 kelompok makanan yang harus dikonsumsi lebih banyak, termasuk sayuran hijau, buah beri, minyak zaitun, kacang dan biji-bijian, ikan, ayam, biji-bijian utuh, kacang, dan anggur dalam jumlah yang sedang.
Rekomendasi ini didasarkan pada penelitian tentang makanan, nutrisi, dan pola makan yang dapat membantu mencegah masalah kesehatan seperti demensia, serta meningkatkan umur panjang secara keseluruhan.
Diet MIND fokus pada penambahan makanan yang bermanfaat bagi fungsi kognitif, sambil secara bertahap mengurangi makanan yang dapat merugikan kesehatan otak, seperti daging merah dan permen. Penting untuk dicatat bahwa tidak diharapkan untuk sepenuhnya menghilangkan makanan favorit, tetapi lebih pada penyesuaian pola makan.
Jennifer Ventrelle, seorang ahli diet bersertifikat yang menjadi co-author buku "The Official MIND Diet," menyatakan bahwa pendekatan diet ini tidak bersifat ketat dan memberikan fleksibilitas bagi individu untuk memulai dari kondisi saat ini.