Menteri BUMN Erick Thohir
Korporasi

BUMN Catatkan Setoran Dividen Rp86,38 Triliun, Saham Bank Himbara Masih Seksi

  • "Keberhasilan BUMN dalam memitigasi risiko, seperti penurunan angka kredit bermasalah (NPL), menambah keyakinan bahwa sektor ini akan terus menunjukkan kinerja yang kuat

Korporasi

Alvin Pasza Bagaskara

JAKARTA - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan prestasi yang membanggakan sepanjang tahun 2024 Hal ini terlihat dari setoran dividen BUMN ke kas negara yang mencapai Rp86,38 triliun Angka ini menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi nasional dan potensi investasi yang menjanjikan

Berdasarkan Laporan APBN Kita periode Desember 2024, realisasi dividen yang masuk dalam pos Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) ini meningkat 5,93% secara tahunan (year-on-year) dan melampaui target pemerintah dengan capaian 100,62%

Pencapaian ini didukung oleh pemulihan ekonomi yang pesat pada tahun 2023, yang membawa keuntungan signifikan bagi BUMN, terutama di sektor perbankan Dividen dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk tahun buku 2023 menjadi kontributor terbesar, mencapai Rp49,59 triliun, naik 21,43% dibandingkan tahun sebelumnya

Analis Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan bahwa realisasi dividen ini memberikan sentimen positif yang kuat terhadap saham BUMN, terutama di sektor perbankan, yang diperkirakan tetap solid meskipun suku bunga tinggi Pertumbuhan kredit dan efisiensi operasional menjadi pendorong utama

"Keberhasilan BUMN dalam memitigasi risiko, seperti penurunan angka kredit bermasalah (NPL), menambah keyakinan bahwa sektor ini akan terus menunjukkan kinerja yang kuat Peningkatan likuiditas menjadi faktor pendukung utama, meskipun kebijakan moneter masih ketat," katanya pada Selasa, 7 Januari 2024

Selain itu, kata Nafan, sektor material dasar dan energi juga tidak kalah menarik Kenaikan harga komoditas seperti emas, yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik dan kebijakan proteksionisme, membuka peluang investasi yang lebih luas

Di sisi lain, sektor telekomunikasi BUMN terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan broadband. Kondisi ini menawarkan prospek pertumbuhan yang konsisten, didukung oleh pembagian dividen yang menarik bagi investor

Mirae Asset pun memberikan rekomendasi beli untuk beberapa saham unggulan, termasuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp1.765 per saham, serta saham perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang masing-masing memiliki target harga Rp4.630 per saham dan Rp6.350 per saham.

Selain itu, broker yang identik dengan warna oranye ini juga merekomendasikan saham beli PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga direkomendasikan dengan target harga Rp2880 dan Rp5025 per saham

Dengan demikian, rekor dividen ini tidak hanya mempertegas posisi BUMN sebagai penggerak ekonomi nasional, tetapi juga menawarkan peluang investasi yang menjanjikan bagi investor di tengah prospek pertumbuhan yang positif.