logo
Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Investasi dan Pajak AAJI Simon Imanto, Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, dan Ketua Bidang Marketing & Komunikasi AAJI, Novita Rumngangun.
Finansial

Hasil Investasi Melonjak 241 Persen, Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Meski Penghasilan Premi Turun

  • Total pendapatan industri meningkat1,8% ke angka Rp107,32 triliun.

Finansial

Idham Nur Indrajaya

JAKARTA - Walaupun penghasilan premi menurun, pendapatan industri asuransi jiwa naik karena lonjakan hasil investasi yang mencapai 241,5% secara tahunan pada semester I-2023.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengatakan total pendapatan industri meningkat1,8% ke angka Rp107,32 triliun.

Sementara itu, jumlah tertanggung bertambah 14 juta orang atau 19,7% menjadi 88,47 juta orang. Bertambahnya total tertanggung diikuti oleh naiknya uang pertanggungan sebesar 18,1% menjadi Rp797,4 triliun.

"Peningkatan secara signifikan tersebut didorong oleh membaiknya sektor perekonomian yang membuat investasi juga bertumbuh positif, dan ini diharapkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk merencanakan masa depan keuangannya di asuransi jiwa," ujar Budi dalam konferensi pers paparan kinerja industri asuransi jiwa semester I-2023, Kamis, 24 Agustus 2023.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hasil investasi asuransi jiwa selama semester I-2023 meningkat 241,5% ke angka Rp16,38 triliun dari Rp4,8 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, total pendapatan premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp86,23 triliun, turun 9,9% dari tahun lalu. Akan tetapi, secara weighted, penurunan premi tercatat hanya 0,6% ke Rp53,96 triliun.

Ditinjau dari segi jenis produknya, premi asuransi jiwa tradisional memiliki proporsi yang lebih dominan dibanding unit link, yakni 50,6%.

Premi dari segmen ini mencatat peningkatan 12% yoy dari Rp38,97 triliun ke Rp43,67 triliun, sedangkan premi asuransi tradisional mengalami penurunan 24,9% dari Rp56,71 triliun ke Rp42,56 triliun.

Untuk segi polis, AAJI mencatat 27,63 juta, naik 5,72 juta atau 26,1% dengan rincian polis perseorangan tumbuh 25,7% menjadi 26,56 juta polis sementara polis kumpulan tumbuh 36,2% menjadi 1,07 juta polis.

Klaim dan Manfaat

Selama semester I-2023, industri asuransi jiwa membayarkan klaim dan mnfaat sebesar Rp79,44 triliun yang turun 5,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Penerima manfaat atas klaim dan manfaat asuransi tersebut mencapai 5,72 juta orang selama semester I-2023.

Klaim akhir kontrak mencapai Rp9,5 triliun atau turun 17,3% dibanding tahun lalu, klaim surrender turun 8,7% ke Rp43,4 triliun, sedangkan klaim partial withdrawal mencapai Rp8,99 triliun dengan penurunan 3,6%.

Selanjutnya, klaim meninggal dunia mencapai Rp5,18 triliun atau turun 13,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sementara pembayaran klaim kesehatan mencapai Rp9,39 triliun atau meningkat 35,3%. Untuk pembayaran klaim lainnya, tercatat angka Rp2,98 triliun dengan peningkatan 11,6%.