Hindari Penipuan dan Serangan Siber Selama Pesta Belanja Online
- Para ahli keamanan dari EclecticIQ mengungkapkan bahwa serangan siber biasanya meningkat selama momen belanja online, khususnya di akhir tahun. Penjahat siber memanfaatkan peluang ini untuk mencuri data sensitif, termasuk informasi kartu pembayaran, data autentikasi, hingga identitas pribadi konsumen.
Tekno
JAKARTA - Belanja online dengan tawaran harga murah dan diskon besar seringkali digunakan sebagai modus penipuan.
Oleh karena itu, konsumen perlu berhati-hati terhadap promosi yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, terutama selama pesta diskon di berbagai platform e-commerce.
Selain risiko penipuan, ancaman serangan siber juga menjadi perhatian serius bagi para pemburu diskon.
Ancaman Siber di Balik Diskon Besar
Para ahli keamanan dari EclecticIQ mengungkapkan bahwa serangan siber biasanya meningkat selama momen belanja online, khususnya di akhir tahun. Penjahat siber memanfaatkan peluang ini untuk mencuri data sensitif, termasuk informasi kartu pembayaran, data autentikasi, hingga identitas pribadi konsumen.
Salah satu kelompok penipu yang teridentifikasi adalah SilkSpecter. Mereka menggunakan layanan pembayaran resmi untuk melancarkan aksinya.
Modus operandi mereka melibatkan manipulasi hasil pencarian, menampilkan diskon besar, dan menciptakan situs palsu yang dirancang agar tampak sesuai dengan lokasi IP korban. Teknik ini memungkinkan mereka menjangkau lebih banyak korban secara efektif.
- 16 Daftar Promo Makanan Minuman 12.12 Desember 2024
- Emiten Properti SSIA Optimistis Akhiri 2024 dengan Pendapatan Rp6 Triliun Berkat Transaksi Lahan dengan BYD
- Dua Bulan Berturut-Turut APBN Defisit, November 2024 Tekor Rp401,8 Triliun
Waspadai Domain Palsu
Penelitian menunjukkan bahwa pelaku penipuan sering menggunakan domain tertentu untuk menipu konsumen, seperti .top, .shop, .store, dan .vip.
Domain-domain ini sering menyerupai nama platform e-commerce terpercaya guna menarik korban. Dalam momen belanja besar-besaran, lebih dari 4.000 domain berbahaya berhasil diidentifikasi.
Peringatan Penting dari FBI
FBI juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat mengakses situs yang menawarkan diskon besar dengan iming-iming promosi menarik. Salah satu modus yang sering digunakan adalah promosi "Hanya Satu Hari" dari merek ternama. Penawaran ini sering kali bertujuan untuk menarik pemburu barang murah tanpa memberikan produk yang dijanjikan.
Situs yang menawarkan diskon tidak masuk akal untuk barang bermerek besar kemungkinan adalah penipuan. Jika tidak hati-hati, konsumen tidak hanya kehilangan uang tetapi juga membahayakan data pribadi mereka.
Tips Aman Berbelanja Online
Untuk menghindari risiko penipuan dan serangan siber, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
1. Periksa Keaslian Situs
Selalu perhatikan URL situs yang Anda akses. Hindari situs dengan domain mencurigakan atau tidak dikenal.
- PusatFilm 21 Ilegal, ini 5 Rekomendasi Situs Nonton Film yang Aman
- LK21 dan IndoXXI Ilegal, Ini 6 Rekomendasi Situs Nonton Film Legal
- Prospek Saham ADRO, ITMG, dan PTBA di Tengah Dinamika Industri Batu Bara
2. Jangan Tergoda Diskon Berlebihan
Penawaran yang terlalu besar dari sumber yang tidak terpercaya sering kali menjadi jebakan untuk mencuri data atau uang Anda.
3. Gunakan Metode Pembayaran Aman
Pilih metode pembayaran yang memiliki tingkat keamanan tinggi dan tidak mudah diretas. Hindari transfer langsung ke rekening yang mencurigakan.
Kesimpulan
Saat mencari promo selama momen diskon besar, selalu utamakan kewaspadaan. Jangan mudah tergiur oleh tawaran yang tidak masuk akal. Selain potensi kehilangan uang, Anda juga berisiko kehilangan data pribadi yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Lindungi diri Anda dengan tetap waspada dan memilih metode transaksi yang aman.