logo
Live Streaming Rilis iPhone 15 Apple Event 2023
Bursa Saham

iPhone 16 Datang, Emiten Ritel Siap Cuan: ERAA, BELI, MAPI Untung Besar?

  • Ketiga emiten ini memiliki jaringan ritel yang menjual produk Apple melalui iBox, Digimap, dan Blibli Store. Dengan kepastian ini, persaingan di sektor smartphone semakin ketat, terutama bagi jenama pesaing yang sebelumnya mengisi kekosongan pasar premium.

Bursa Saham

Alvin Pasza Bagaskara

JAKARTAPeluncuran iPhone 16 series di Indonesia pada 11 April 2025 berdampak besar bagi industri ritel. Emiten ritel seperti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) diproyeksikan meraih keuntungan signifikan.

Pasaslnya. Ketiga emiten ini memiliki jaringan ritel yang menjual produk Apple melalui iBox, Digimap, dan Blibli Store. Dengan kepastian ini, persaingan di sektor smartphone semakin ketat, terutama bagi jenama pesaing yang sebelumnya mengisi kekosongan pasar premium.

Selain itu, peluncuran iPhone 16 diprediksi mengubah dinamika pasar smartphone premium di Indonesia. Sebelumnya, ketidakhadiran iPhone 16 di 2024 menyebabkan penurunan segmen premium sebesar 9,2% secara tahunan (YoY).

Hal ini memberi ruang bagi jenama lain seperti Samsung dan Xiaomi untuk memperkuat penetrasi pasar mereka. Mereka meluncurkan flagship terbaru, seperti Samsung Galaxy S25 series dan Xiaomi 15 serta 15 Ultra.

Dengan masuknya iPhone 16, persaingan semakin ketat. Produk Apple yang dikenal dengan loyalitas pelanggan tinggi kembali menarik perhatian pengguna kelas atas yang sebelumnya beralih ke merek lain.

Terlebih, iPhone 16e dengan harga lebih terjangkau diprediksi memperluas jangkauan konsumen Apple di Indonesia. Hal ini memberikan peluang bagi distributor resmi untuk meningkatkan penjualan.

Manfaat bagi Emiten Ritel: ERAA, BELI, dan MAPI

Berkah hadirnya smartphone ini, emiten ritel besar seperti ERAA, BELI, dan MAPI diproyeksikan meraup keuntungan dari kehadiran iPhone 16. Ketiga perusahaan ini adalah distributor resmi produk Apple di Indonesia.

Analis Panin Sekuritas, Andhika Audrey, menyatakan momentum penjualan iPhone 16 akan menjadi katalis positif bagi pendapatan ritel. Hilangnya iPhone 16 di 2024 melemahkan revenue mereka.

Kini, dengan kehadiran produk ini, ada potensi lonjakan penjualan, terutama bagi distributor resmi seperti ERAA. Hal ini bisa mendorong pertumbuhan penjualan produk Apple di pasar ritel.

Data menunjukkan bahwa porsi penjualan produk Apple di ERAA meningkat dari 17,9% pada 2020 menjadi 41% pada 2023. Tren ini menunjukkan meningkatnya dominasi Apple di pasar premium.

Prospek Penjualan iPhone 16 di Indonesia

Analis Trimegah Sekuritas, Heribertus Ariando, memperkirakan permintaan iPhone 16 akan menyerupai kesuksesan iPhone 15. Penjualan iPhone 15 dalam dua bulan pertama mencapai 2,3 juta unit.

Secara global, iPhone 15 menjadi smartphone terlaris di 2024 dengan total penjualan mencapai 225,9 juta unit. Indonesia merupakan salah satu pasar utama Apple secara global.

Karena itu, iPhone 16 series diproyeksikan laris manis, dan distributor utama seperti ERAA akan merasakan dampak positifnya. Hal ini menguntungkan industri ritel dan pasar smartphone premium.

Dengan berbagai faktor ini, kehadiran iPhone 16 memberikan peluang besar bagi para emiten ritel untuk mengoptimalkan penjualan dan meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka di tahun 2025.