logo
Pekerja berjalan di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di Mail Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta 17 Oktober 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia
Bursa Saham

IHSG Diprediksi Lanjut Terkoreksi, Broker Ini Jagokan Saham ESSA hingga PTBA

  • IHSG diperkirakan masih melanjutkan koreksi pada 6 Januari 2025 dengan support di 6.843-6.931 dan resistance di 7.182-7.254. Simak analisis MNC Sekuritas serta rekomendasi saham ARTO, ESSA, INDF, dan PTBA untuk strategi trading Anda.

Bursa Saham

Alvin Pasza Bagaskara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis, 6 Januari 2025. MNC Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.843-6.931 dan resistance 7.182-7.254.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,70% ke level 7.024, didorong oleh meningkatnya volume penjualan. MNC Sekuritas mengingatkan bahwa dalam jangka pendek, indeks masih berpotensi melemah lebih lanjut untuk menguji area 6.974-7.007.

MNC Sekuritas juga mencermati area support 6.931, yang jika ditembus dapat membawa IHSG melanjutkan koreksi ke kisaran 6.742-6.853. Sebaliknya, jika indeks mampu bertahan di atas area support tersebut, maka IHSG memiliki peluang untuk kembali menguat dengan target di kisaran 7.129-7.176.

Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dianggap layak untuk trading, di antaranya saham ARTO yang mengalami koreksi 0,89% ke level 2.230 dengan meningkatnya volume penjualan. Diperkirakan masih dalam fase wave iv dari wave (c), dengan peluang kenaikan terbatas. Rekomendasi untuk saham ini adalah Spec Buy di level 2.200-2.230 dengan target harga 2.300 dan 2.420, serta stoploss di bawah 2.190.

Saham ESSA mengalami koreksi 1,82% ke level 810 dan masih didominasi tekanan jual. Diperkirakan sedang berada dalam bagian wave [b] dari wave B, sehingga masih rawan terkoreksi. Rekomendasi untuk ESSA adalah Buy on Weakness di level 775-805 dengan target harga 860 dan 905, serta stoploss di bawah 740.

Saham INDF mengalami koreksi 2,27% ke 7.525 dengan volume penjualan yang meningkat. Diperkirakan berada dalam bagian wave c dari wave (b), dengan peluang koreksi yang terbatas. Rekomendasi untuk INDF adalah Spec Buy di level 7.450-7.525 dengan target harga 7.875 dan 8.075, serta stoploss di bawah 7.375.

Saham PTBA menguat 1,12% ke level 2.720 dengan dominasi volume pembelian. Namun, penguatan masih tertahan oleh MA200. Saat ini diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (c) dari wave [b]. Rekomendasi untuk PTBA adalah Buy on Weakness di level 2.680-2.700 dengan target harga 2.800 dan 2.880, serta stoploss di bawah 2.630.

MNC Sekuritas menyarankan investor untuk tetap mencermati pergerakan indeks dan memperhatikan level-level kunci sebagai acuan dalam mengambil keputusan trading. Dengan kondisi pasar yang masih berpotensi berfluktuasi, manajemen risiko tetap menjadi aspek penting dalam berinvestasi di pasar saham.