IHSG Diprediksi Masih Dalam Tekanan, Intip Menu Saham Hari Ini
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami tekanan pada perdagangan Rabu, 9 Maret 2022, setelah terkoreksi pada perdagngan seb
Pasar Modal
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami tekanan pada perdagangan Rabu, 9 Maret 2022, setelah terkoreksi Selasa, 8 Maret sebelumnya di level 6.814, seiring dengan berlangsungnya ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina.
Berdasarkan riset Surya Fajar Sekuritas mengungkapkan, pergerakan indeks hari ini masih diiringi oleh sentimmen negatif global.
Akan tetapi melonjaknya saham-saham economic reopening seperti properti, menjadi indikasi bahwa perekonomian Indonesia tidak akan mendapat dampak negatif yang kuat dari konflik Rusia dan Ukraina, selain itu Pemerintah telah melonggarkan pembatasan aktivitas menimbulkan ekpetasi menurunnya permasalahan pandemi COVID19, sehingga pasar melakukan pembelian saham-saham properti dan retail.
- Dikirim ke Ukraina, Panzerfaust 3 akan Bertarung dengan Musuh Sejatinya
- Gudang Garam (GGRM) Tambah Modal Anak Usaha Rp2 Triliun untuk Bangun Bandara Kediri
- Buah Simalakama dari Fenomena Rokok Murah yang Marak Dikonsumsi Akibat Kenaikan Cukai
Sebelumnya, bursa Amerika ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 8 Maret 2022, yang disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap peningkatan inflasi dan pembatasan ekonomi sebagai dampak dari perang Rusia.
Kemudian harga minyak dipasar global turut melonjak sebesar US$4,17 per gallon, lebih tinggi dari rekor tahun 2008 yaitu US$4.114 per gallon pasca pengumuman pelarangan impor minyak Rusia yang dilakukan oleh AS.
Dari bursa Eropa turut melemah meskipun sempat menguat pada awal sesi, setelah adanya wacanan larangan impor minyak yang dilakukan oleh AS. Sementara itu bursa Aia masih melanjutkan pelemahan, pasar merespon kenaikan harga minyak global yang berdampak pada penurunan saham-saham airlines.
Di sisi lain, IHSG turut terkoreksi setelah melonjak di sesi pertama, sentimen negatif datang dari pelemahan bursa Asia, kemudian pelaku pasar terlihat mulai melakukan peralihan ke sektor properti dengan penguatan saham CTRA yang memimpin kenaikan 10,6%, sementara itu saham komoditas seperti batu bata serta migas mulai mengalami koreksi.
Secara teknikal pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran level support 6.755 dan resistance 6.830.
Rekomendasi Saham
BSDE: Trading Buy
Entry Level: Rp920 - 9Rp40
Stop Loss: Rp905
Target: Rp1.000 - Rp1.035
JSMR Buy If Break
Entry Level: Rp3.400 - Rp3.410
Stop Loss: Rp3.320
Target: Rp3.620 - Rp3.750
RALS: Spec Buy
Entry Level: Rp610 - Rp615
Stop Loss: Rp595
Target: Rp650 - Rp670