Jadi Biang Kerok Perang Rusia-Ukraina, Putin Sebut Dirinya Tak Akan Bahayakan Nyawa Zelenskyy
- Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa dirinya tak akan membahayakan nyawa Presiden Ukraina Zelenskyy
Dunia
MOSCOW- Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa dirinya tak akan membahayakan nyawa Presiden Ukraina Zelenskyy. Hal ini dikatakan Putin pada saat berjumpa dengan mantan PM Israel, Naftali Bennett.
Dalam sebuah kunjungan dan tanya jawab yang disiarkan selama lima jam melalui akun YouTube, Bennet bertanya pada Putin apakah dirinya akan menyakitin Presiden Ukraina jika bertemu dengannya. Pertanyaan tersebut lantas dijawab oleh Putin bahwa orang nomor satu di Rusia ini tak akan menghilangkan nyawa Zelenskyy.
"Saya tidak akan membunuh Zelenskyy," ujarnya sebagaimana dikutip TrenAsia.com dari Insider Senin, 6 Februari 2023.
Bennett kemudian mengatakan dia kemudian memberi tahu presiden Ukraina tentang janji ini.
Bennett juga mengatakan bahwa dalam mediasinya, Putin mengurungkan janjinya untuk menuntut perlucutan senjata Ukraina jika Zelesnkyy berjanji bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO.
- OJK Buka Opsi Skema SPAC jadi ‘Karpet Merah’ untuk Perusahaan Asing Listing di Indonesia
- Nugraha Besoes, 'Sekjen Abadi' PSSI Tutup Usia
- Komitmen CSR, Ibukotakini.com dan KMB Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Kawasan IKN
- Makin Tertekan, Pemerintah AS Minta TikTok Diblokir
Sekadar info, Bennet menjabat sebagai perantara rahasia pada tahap awal invasi Rusia ke Ukraina dan merupakan salah satu dari sedikit pemimpin Barat yang mengunjungi Moskow.
Namun, upaya Bennett untuk bermeditasi diuji oleh Rusia ketika diplomat top Moskow sebelumnya menuduh Israel pro-Nazi atas dukungannya terhadap Ukraina.
Sebagaimana diketahui, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov pada Mei 2022 pernah mengatakan bahwa bahwa Adolf Hitler adalah seorang Yahudi. Rusia lantas menuduh Israel pro-Nazi dengan menunjukkan dukungan untuk Kyiv.