Usai Diresmikan, 'Museum' Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Bisa Dinikmati Masyarakat Indonesia
Transportasi dan Logistik

Kejar Jumlah Penumpang, Mulai 3 Februari 2024 KCIC Terapkan Harga Dinamis

  • Faktor-faktor yang memengaruhi harga dinamis meliputi jam sibuk versus jam non sibuk, musim liburan versus musim biasa, dan hari kerja versus akhir pekan.

Transportasi dan Logistik

Muhammad Imam Hatami

BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan penerapan sistem harga dinamis untuk layanan Kereta Cepat Whoosh, yang akan mulai berlaku pada keberangkatan tanggal 3 Februari 2024. 

Penerapan harga dinamis ini khususnya akan berlaku untuk kelas Premium Ekonomy yang akan memberikan penumpang pilihan harga tiket yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam skema harga dinamis ini, harga tiket Kereta Cepat Whoosh akan dipatok berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000, memberikan penumpang opsi yang sesuai dengan waktu perjalanan mereka dan preferensi anggaran. 

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan penumpang untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau berdasarkan berbagai faktor.

“Sejumlah peningkatan layanan yang akan terus dilakukan tersebut juga menjadi bagian dari strategi KCIC untuk meningkatkan minat masyarakat beralih ke Whoosh sebagai transportasi umum yang lebih ramah lingkungan",  pungkas Eva, dilansir dari kcic.co.id, Selasa, 31 Januari 2024.

Faktor-faktor yang memengaruhi harga dinamis meliputi jam sibuk versus jam non sibuk, musim liburan versus musim biasa, dan hari kerja versus akhir pekan. Pada jam sibuk atau musim liburan, harga yang ditawarkan akan lebih tinggi, sementara pada jam non sibuk akan ada penawaran harga yang lebih terjangkau.

"Dalam skema baru ini, ada beberapa tarif yang berbeda yang tersedia untuk perjalanan Whoosh dalam satu hari," ungkap Eva.

Penumpang kini akan memiliki beragam alternatif perjalanan dengan harga tiket yang bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi, dan kemampuan pembelian masing-masing. 

Eva menegaskan bahwa penerapan harga dinamis ini akan terus dipantau dan dievaluasi untuk menjamin kesesuaian dengan kebutuhan penumpang serta kelangsungan operasional Whoosh.

Keputusan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih fleksibel bagi para penumpang Whoosh. Eva Chairunisa juga menekankan komitmen KCIC untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman perjalanan yang memuaskan bagi pelanggan mereka.