
Keok! IHSG Tersungkur Lagi 3,17 Persen ke Level 6.599
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir anjlok 3,17% atau 216,36 poin ke level 6.599. IHSG terus melorot dari harga pembukaan yang menjadi level tertinggi hari ini. Sejak sesi pertama, IHSG bergerak di rentang 6.576 sampai 6.802.
Pasar Modal
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir anjlok 3,17% atau turun 216,36 poin ke level 6.599. IHSG terus melorot dari harga pembukaan yang menjadi level tertinggi hari ini. Sejak sesi pertama, IHSG bergerak di rentang 6.576 sampai 6.802.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,46 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,79 miliar lembar saham senilai Rp18,02 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 480 saham turun, dan 112 saham stagnan.
- Kejagung Perpanjang Masa Penahanan Dirjen Daglu Kemendag dan 3 Tersangka lainnya terkait Korupsi Minyak Goreng
- Bisnis Menara Moncer, Laba Bersih Mitratel (MTEL) Naik 33,86% pada Kuartal I-2022
- Siap-siap! Sebentar Lagi Tol Taba Penanjung - Bengkulu Dioperasikan, Waktu Tempuh Cuma 15 Menit
- Ini Deretan PNS yang Bakal Bisa Kerja dari Mana Saja (WFA)
Sepanjang hari ini, investor asing telah melakukan aksi jual (nett sell) senilai Rp6,4 triliun. Tercatat paling banyak menjual saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yaitu sebesar Rp806,6 miliar. Menyusul dibelakangnya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Sedangkan saham PT Adaro Energy Indoonesia Tbk (ADRO), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi tiga saham paling banyak dikoleksi asing dengan net buy masing-masing Rp168,3 miliar, Rp113,5 miliar, dan Rp65,7 miliar. Total, nilai saham yang dikoleksi asing mencapai Rp7,1 triliun.
Emiten yang menjadi top gainers hari ini antara lain PT SLJ Global Tbk (SULI) naik 31,73%, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 22,93%, dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) naik 17,82%.
Sebaliknya, jajaran top losers hari ini yaitu PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 6,94%, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 6,90%, dan PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) turun 6,86%.