logo
Direktur Utama Hibank Jenny Wiriyanto dalam acara peluncuran aplikasi Hi by Hibank di Jakarta, Jumat, 22 Februari 2025.
Perbankan

Mengenal Hi by Hibank, Aplikasi Besutan Anak Usaha BNI untuk Dukung UMKM Lewat Digitalisasi

  • Peluncuran Hi by Hibank berlangsung dalam acara Pasar Rakyat Digital yang digelar di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 21–23 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama Hibank Jenny Wiriyanto, serta sejumlah pengusaha UMKM yang berkesempatan mencoba langsung fitur-fitur aplikasi ini.

Perbankan

Idham Nur Indrajaya

JAKARTA – PT Bank Hibank Indonesia (Hibank), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), resmi meluncurkan aplikasi mobile banking terbaru, Hi by Hibank. Aplikasi ini dirancang sebagai solusi digital terintegrasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mempermudah transaksi keuangan serta mendorong pertumbuhan bisnis mereka. 

Peluncuran Hi by Hibank berlangsung dalam acara Pasar Rakyat Digital yang digelar di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 21–23 Februari 2025. 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama Hibank Jenny Wiriyanto, serta sejumlah pengusaha UMKM yang berkesempatan mencoba langsung fitur-fitur aplikasi ini. 

Upaya Hibank dalam Mendukung UMKM 

Direktur Utama Hibank, Jenny Wiriyanto, menegaskan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan langkah penting dalam mengukuhkan komitmen Hibank sebagai orkestrator UMKM di Indonesia. 

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi lebih dari 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Namun, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan seperti pencatatan manual, keterbatasan teknologi, serta minimnya akses keuangan,” ujar Jenny saat membuka acara peluncuran Hi by Hibank, Jumat, 22 Februari 2025. 

Fitur Hi by Hibank 

Hi by Hibank hadir dengan berbagai fitur inovatif untuk membantu UMKM dalam perencanaan, pengelolaan, pencatatan, pembiayaan, dan pengembangan usaha mereka. 

1. Literasi dan Inklusi Keuangan 

Aplikasi ini menyediakan fitur Hi Literasi, sebuah program edukasi digital yang memberikan wawasan mengenai keuangan, investasi, dan pengelolaan bisnis. Selain itu, ada juga Hi Info yang berisi artikel dan panduan bisnis, serta Hai Literasi dengan video edukatif, seperti cara menggunakan WhatsApp untuk bisnis dan strategi meningkatkan produktivitas. 

2. Konsultasi dan Perencanaan Bisnis 

UMKM dapat memanfaatkan fitur Hi Chat, yang memungkinkan mereka berkonsultasi dengan Relationship Manager digital untuk merencanakan keuangan bisnis mereka. Selain itu, terdapat Hi UMKM untuk konsultasi hukum dan pajak, serta fitur Hi Tung, yang berfungsi sebagai alat simulasi pinjaman dan perencanaan keuangan. 

3. Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan 

Fitur Hi Kantong memungkinkan pengguna memiliki beberapa rekening tabungan tanpa biaya admin dan tanpa saldo minimum. Selain itu, aplikasi ini menyediakan fitur Hi Goal untuk tabungan berjangka mulai dari Rp100 ribu dengan tenor minimal enam bulan, serta Hi Deposito dengan bunga menarik dan minimal setoran Rp1 juta. Untuk pencatatan transaksi, tersedia fitur Hi POS (Point of Sales), yang memungkinkan UMKM mencatat penjualan, pembelian, serta analisis keuangan bisnis mereka dalam satu aplikasi. 

4. Akses Pendanaan bagi UMKM 

Hi by Hibank menawarkan dua produk pendanaan utama, yaitu Hi Bijak untuk dana talangan bagi karyawan UMKM yang menggunakan payroll Hibank, serta Hi Talang, pinjaman bisnis bagi UMKM yang tergabung dalam komunitas yang bekerja sama dengan Hibank. Selain itu, fitur Hi UMKM membantu pelaku usaha dalam meningkatkan operasional dan promosi bisnis mereka melalui integrasi dengan media sosial. 

5. Platform Promosi bagi UMKM 

UMKM juga dapat memanfaatkan fitur Hi Ekosistem untuk mempromosikan produk mereka secara gratis dalam aplikasi. “Kami tidak hanya menganggap UMKM sebagai pelanggan, tetapi juga ingin membantu mereka berkembang dengan memberikan wadah promosi,” tambah Jenny. 

Hi by Hibank juga menawarkan kemudahan dalam transaksi. Transfer antar pengguna dapat dilakukan hanya dengan nomor ponsel, tanpa perlu mengetahui nomor rekening. Selain itu, pengguna dapat menyesuaikan tampilan aplikasi dengan berbagai tema warna yang disediakan. 

“Kami ingin membuat aplikasi ini tidak hanya fungsional tetapi juga menyenangkan untuk digunakan. Oleh karena itu, kami menghadirkan fitur kustomisasi tema agar pengguna bisa mengubah tampilan sesuai selera mereka,” jelas Jenny. 

Dukungan dari BNI Group 

Sementara itu, Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menyatakan bahwa peluncuran Hi by Hibank melengkapi transformasi digital BNI Group. Sebelumnya, BNI telah memperkenalkan Wondr by BNI pada Juli 2024 dengan tiga fitur utama: Insight, Transaksi, dan Growth. 

“Dengan kepemilikan 63,9% saham di Hibank, BNI menargetkan anak usaha ini sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang. Melalui Hibank, BNI Group dapat menjadi one-stop solution untuk memenuhi kebutuhan keuangan di berbagai segmen bisnis serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Royke. 

Pertumbuhan Hibank 

Hibank terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendekatan berbasis komunitas. Pada tahun 2024, Hibank mencatat total aset sebesar Rp17,8 triliun, tumbuh 22% secara year-on-year (yoy). Pinjaman meningkat 75% yoy menjadi Rp10,5 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terjaga di level 0,8%. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 33% yoy menjadi Rp12,6 triliun.