logo
Dyandra sukses gelar konser aespa di Jakarta
Hiburan

Pawang Konser K Pop, Dyandra (DYAN) Optimis Pertumbuhan Pendapatan Naik Segini

  • PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) yang telah dikenal sebagai pawang konser K Pop, pada tahun ini optimis pertumbuhan pendapatan perseroan naik sebesar 10 persen.

Hiburan

Alvin Pasza Bagaskara

JAKARTA – Surutnya pandemic COVID-19 berefek positif pada bisnis konser yang mulai mengeliat. Hal itu turut dirasakan PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) yang sejak awal tahun 2023 telah mendatangkan banyak bintang K Pop untuk manggung di Tanah Air.

Melansir situs resmi perseroan, Selasa 22 Agustus 2023, tercatat selama kuartal II-2023, Dyandra yang memiliki 27 anak perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) mampu membukukan pendapatan sebesar Rp576 Miliar dan laba bersih sebesar Rp56 Miliar.

Angka tersebut pada periode ini naik 50 persen secara tahunan jika dibandingkan pendapatan kuartal II tahun 2022. Adapun 82 persen atau Rp473,7 miliar berasal dari segmen penyelenggara event/pameran yang dilaksanakan anak usaha DYAN, PT Dyandra Promosindo.

Diketahui DYAN telah merampungkan enam dari sembilan konser yang ditargetkan perseroan pada tahun ini. Mayoritas konser tersebut adalah mendatangkan para bintang K Pop. Pertama konser NCT Dream Tour "The Dream Show 2" in Jakarta, '2023 WayV Fanmeeting Tour [Phantom]' in Jakarta, Red Velvet 4th Concert : R to V in Jakarta, aespa Live Tour 2023 - SYNK : HYPER LINE in Jakarta, Taeyeon Concert in Jakarta : The Odd of Love, dan The Boyz 2nd World Tour : Zeneration in.

Kemudia, kontribusi DYAN lainnya disumbang oleh segmen ruang konvensi dan pameran sebesar 10 persen, segmen Hotel sebesar 4 persen dan segmen pendukung event sebesar 4 persen. Perseroan juga berhasil mencatatkan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) senilai Rp99,9 Miliar

Target Semester II-2023

Corporate Secretary DYAN Mirna Gozal mengatakan, memasuki semester II-2023, Dyandra masih akan menyelenggarakan beberapa event besar antara lain penyelenggara konser musik SMTown di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), September dan Co-Promotor MotoGP Mandalika pada Oktober 2023 mendatang. 

“Melihat tren industri MICE serta peluang pasar yang ada saat ini, manajemen perseroan tetap optimis bahwa pertumbuhan pendapatan perseroan sebesar 10 persen dapat tercapai di tahun 2023,” kata Mirna. 

Diketahui konser SMTown Live World Tour III diinisiasi oleh anak usaha DYAN, PT Dyandra Global Edutainment. Konser yang dihelat di SUGBK itu dihadiri artis K Pop papan atas dari agensi SM Entertainment seperti TVXQ!, SUPER JUNIOR, Red Velvet, NCT 127, NCT DREAM, WayV, aespa, dan SM NEW BOY GROUP. Adapun tiket termurah dijual seharga Rp1 juta dan tertinggi Rp3 juta.  

Selain bisnis konser, melalui anak usaha DYAN, PT Mitra Global Animalia memperluas segmen dengan bekerja sama dengan Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengelola kawasan ilmu pengetahuan satwa terbesar di Indonesia.  

Animalium BRIN itu memiliki luas 1,5 hektar yang terletak di Cibinong itu telah dibuka untuk umum sejak Maret 2023 lalu. Selain sebagai pusat riset studi satwa, tempat tersebut juga menghadirkan replika satwa dan media digital interaktif 5 besar taksa satwa, diantaranya Aves (Burung), Mamalia, Invertebrata, Pisces (Ikan) dan Herpetofauna (Reptilia dan Amfibi).

Lalu, anak usaha DYAN, PT Dyandra Mitra Indah juga telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT Bhumi Visatanda Indonesia (BHIVA) selaku operator Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk melakukan pengembangan 3 wahana di TMII yaitu Dunia Air Tawar & Dunia Serangga, Taman Burung dan Museum Komodo dan Taman Reptil.

Mirna mengatakan lewat rangkaian acara event internasional seperti konser musik dan penandatanganan kerja sama itu diharapkan sesuai dengan target yang telah diproyesikan manajemen. 

Pendapatan Dyandra 2022

Pada tahun 2022, Dyandra berhasil membukukan Pendapatan Neto sebesar Rp 1,2 triliun atau naik sebesar 115 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp563,8 miliar. 

Laba bersih tercatat mencapai Rp 30,7 miliar dan gross profit margin mengalami kenaikan dari 23 persen di 2021 menjadi sebesar 30 persen pada tahun 2022. Dyandra juga membukukan pertumbuhan EBITDA yang mencapai Rp133,3 miliar.

Adapun, pendapatan mayoritas Dyandra masih didominasi oleh bisnis event/ exhibition organizer sebesar 80 persen. Lalu, pendapatan terbesar kedua berasal dari bisnis convention & exhibition hall sebesar 13 persen, bisnis Hotel sebesar 4 persen, dan bisnis pendukung event sebesar 3 persen.