
Tidak Selalu Penuh Kemewahan, Inilah Sisi Gelap dari Industri Hiburan Korea Selatan
- Inilah beberapa sisi gelap industri hiburan Korea Selatan yang mungkin jarang diketahui.
Gaya Hidup
JAKARTA - Semua orang terutama di Indonesia tentu tidak asing lagi dengan industri pop Korea Selatan atau disebut Kpop. Berbagai konser bintang Kpop juga kerap diselenggarakan di Tanah Air.
Industri Kpop memang tampak gemerlap, mewah, dan terlihat menggiurkan. Banyak bintang Kpop yang sukses dan berhasil menjadi brand ambassador dari merek terkenal di dunia. Contohnya seperti Lisa BLACKPINK yang menjadi brand ambassador Celine, BVLGARI, dan MAC Cosmetics.
Meski begitu, ada beberapa sisi gelap dari industri hiburan Korea Selatan yang jarang diketahui banyak orang, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.
- Subsidi BBM Terus Membengkak, Sri Mulyani Beri Lampu Kuning untuk Pertamina
- Menengok Jejak Sejarah VOC dan Batavia di Museum Maritim Amsterdam
- Harga Bapok Naik, Omzet Pedagang Pasar Tergerus karena Daya Beli Turun
Periode Pelatihan yang Lama
Tidak ada orang yang bisa menyangkal bahwa artis Kpop merupakan contoh sempurna kecantikan dan keberhasilan. Namun, yang Anda lihat di layar sekarang merupakan hasil kerja keras bertahun-tahun.
Para trainee mengikuti pelatihan dari agensi sejak remaja dan harus belajar menjadi sempurna saat memberikan pertunjukan di atas panggung. Pelatihan ini bisa memakan waktu sekitar 10-15 tahun.
Dilarang Memiliki Hubungan Pribadi
Menjadi seorang bintang Kpop, maka ia harus selalu terlihat lajang. Mereka bahkan tidak punya pilihan lagi untuk kehidupan pribadi mereka. Hal ini karena pada umumnya fans lebih menyukai selebritas yang masih lajang.
Diet Ketat
Trainee Kpop harus menjalani diet ketat agar penampilannya tetap sempurna. Hal tersebut tidak ada hubungannya dengan kesehatan peserta pelatihan. Agensi hanya menginginkan penampilan sempurna yang dapat dipamerkan di layar.
Fans Ekstrem
Di Korea Selatan sering dikenal istilah sasaeng fans, atau penggemar fanatik artis Kpop. Mereka tidak mengenal batasan atau aturan dalam hal obsesi idola mereka. Hal tersebut akan membuat sasaeng fans sering terlibat dalam penguntitan atau perilaku irasional lainnya terhadap para idol Kpop.
Operasi Plastik
Operasi plastik justru jauh lebih umum terjadi di Korea Selatan daripada di Amerika Serikat. Hal ini karena banyak agensi memaksa para idola untuk menjalani operasi agar bisa meraih penampilan yang sempurna.
- Jalan Terjal Garuda Indonesia Kembalikan Masa Kejayaan Angkut Puluhan Juta Penumpang per Tahun
- Pengumuman! Pegadaian Beri Pembebasan Bunga Selama 45 Hari untuk Nasabah dengan Pinjaman Segini
- Selain Indonesia, Ini Negara yang Lolos dari Jurang Resesi
Itu tadi beberapa sisi gelap industri hiburan Korea Selatan yang mungkin jarang diketahui.