logo
Acara peluncuran Reksa Dana Pendapatan Tetap Trimegah Sepak Bola Merah Putih di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.
Obligasi

Trimegah Targetkan Dana Kelolaan Rp100-200 Miliar dari Reksa Dana Sepak Bola Merah Putih

  • Produk ini dihadirkan sebagai instrumen investasi yang tidak hanya memberikan potensi keuntungan bagi investor tetapi juga berkontribusi terhadap ekosistem sepak bola nasional.

Obligasi

Idham Nur Indrajaya

JAKARTA - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Trimegah Asset Management menetapkan target dana kelolaan sebesar Rp100-200 miliar pada tahun pertama peluncuran Reksa Dana Pendapatan Tetap Trimegah Sepak Bola Merah Putih. 

Produk ini dihadirkan sebagai instrumen investasi yang tidak hanya memberikan potensi keuntungan bagi investor tetapi juga berkontribusi terhadap ekosistem sepak bola nasional.

Direktur Utama PT Trimegah Asset Management, Antony Dirga, menegaskan bahwa produk ini tidak hanya memberikan pertumbuhan investasi bagi para pemegang unit reksa dana, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat umum, termasuk pecinta sepak bola, untuk mendukung pengembangan talenta muda di dunia sepak bola.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkontribusi dalam kesejahteraan atlet dan membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik di Indonesia,” ujar Antony dalam acara peluncuran Reksa Dana Pendapatan Tetap Trimegah Sepak Bola Merah Putih di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Komitmen Trimegah Mendukung Sepak Bola Indonesia

Sebagai bagian dari inisiatif sosial, Trimegah akan menyumbangkan sebagian pendapatan dari pengelolaan reksa dana ini untuk membantu Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. 

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program pengembangan dan peningkatan kualitas sepak bola di Tanah Air.

Melalui langkah ini, Trimegah ingin menciptakan sumber pendanaan alternatif yang stabil dan berkelanjutan bagi industri sepak bola Indonesia. 

Selain itu, diharapkan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia dapat semakin optimal dalam menjalankan berbagai program kesejahteraan bagi mantan pemain tim nasional, termasuk dalam aspek pengembangan karier pasca pensiun.

Apresiasi PSSI terhadap Inisiatif Swasta

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyambut baik keterlibatan sektor swasta dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih ideal. 

Menurutnya, dukungan seperti ini sangat penting untuk pembinaan atlet, mendukung masa kejayaan mereka, hingga memastikan kesejahteraan di masa pensiun.

“Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia bisa membantu berbagai program PSSI, termasuk pengembangan infrastruktur sepak bola di Ibu Kota Nusantara (IKN). Saat ini, tahap pertama pembangunan sudah selesai dengan dua lapangan besar, dua lapangan kecil, serta fasilitas penginapan. Ke depan, masih dibutuhkan tambahan seperti kolam renang dan stadion berkapasitas 5.000 penonton,” ujar Erick dalam kesempatan yang sama. 

Erick juga menegaskan bahwa sejak awal, yayasan ini dibentuk untuk mendukung kesejahteraan mantan pemain tim nasional, khususnya dalam hal kesehatan dan pengelolaan karier pasca pensiun. 

Oleh karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta seperti Trimegah Sekuritas sangat diapresiasi karena memberikan manfaat finansial sekaligus dampak sosial yang positif.