
Trio Asteroid Seukuran Gedung Pencakar Langit akan Melewati Bumi Minggu Ini
- Jutaan batuan luar angkasa mengisi tata surya. Dan minggu ini, tiga yang besar akan terbang melewati bumi.
Tekno
JAKARTA-Jutaan batuan luar angkasa mengisi tata surya. Dan minggu ini, tiga yang besar akan terbang melewati bumi. Hal baiknya adalah yang paling dekat akan merindukan bumi dan menjaga jarak sekitar 2,2 juta mil. Ini sekitar 10 kali jarak bumi-bulan pada umumnya.
Menurut Jet Propulsion Laboratory NASA, asteroid 2012 DK31 akan melintasi bumi dengan jarak sekitar 3 juta mil. Lebar yang diproyeksikan sekitar 450 kaki (sekitar 137 meter). Ini sekitar gedung pencakar langit dengan 40 lantai.
Meskipun asteroid ini tidak membawa bahaya apa pun ke bumi, ia telah diklasifikasikan oleh NASA sebagai PHA (Potentially Hazardous Asteroid). Klasifikasi ini didasarkan pada ukurannya yang sangat besar dan fakta bahwa ia mengorbit dekat dengan bumi dan dapat menyebabkan kerusakan jika terjadi perubahan pada lintasannya atau jika terjadi tabrakan.
Secara umum, asteroid yang memiliki lebar lebih dari 450 kaki dan mengorbit dalam jarak 4,6 juta mil dari bumi diklasifikasikan sebagai PHA. Namun demikian, Live Science melaporkan 27 Februari 2023, NASA telah memetakan lintasan asteroid selama 200 tahun dan tidak ada tabrakan yang diproyeksikan.
- Hasil Lengkap The Best FIFA Football Awards 2022, Kental Warna Argentina
- Indonesia Dikabarkan Beli 12 Drone Anka Turkiye
- Lampu Merah Rencana Impor Gerbong Dinilai Bakal Ganggu Pelayanan KRL Jabodetabek
Namun PHA lain, dengan ukuran gedung pencakar langit, akan melewati bumi pada 28 Februari. Asteroid itu juga memiliki lebar sekitar 450 kaki, dan jaraknya sekitar 2,2 juta mil. Dijuluki 2006 BE55, PHA ini melintasi orbit bumi setiap empat hingga lima tahun sekali.
Asteroid ketiga dari ketiganya akan bergerak melewati bumi pada 3 Maret. Batuan yang dijuluki 2021 QW ini memiliki lebar sekitar 250 kaki dan akan bergerak pada jarak sekitar 3,3 juta mil. QW 2021 tidak cukup besar untuk dikategorikan sebagai PHA. Namun demikian, ia masih mendekati bumi setiap beberapa tahun.
Para ilmuwan harus memantau dengan cermat batuan antariksa semacam itu karena bahkan perubahan minimal dalam lintasannya dapat menyebabkan mereka menarik diri ke jalur tabrakan dengan bumi. Kabar baiknya adalah, berdasarkan perhitungan NASA, tidak ada asteroid yang diketahui akan bertabrakan dengan bumi setidaknya selama seratus tahun.