Ubin Keramik India dan Vietnam Kini Kena Bea Masuk Tindakan Pengamanan
JAKARTA – Kementerian Keuangan mengeluarkan India dan Vietnam dari daftar negara yang dikecualikan terhadap pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor ubin keramik. Artinya, kedua negara berkewajiban membayar BMTP pada tahun pertama sebesar 23%, tahun kedua 21%, dan tahun ketiga 19% dengan periode pengenaan hingga Oktober 2021. “Ini dalam rangka mendukung industri dalam negeri, […]
Industri
JAKARTA – Kementerian Keuangan mengeluarkan India dan Vietnam dari daftar negara yang dikecualikan terhadap pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor ubin keramik.
Artinya, kedua negara berkewajiban membayar BMTP pada tahun pertama sebesar 23%, tahun kedua 21%, dan tahun ketiga 19% dengan periode pengenaan hingga Oktober 2021.
“Ini dalam rangka mendukung industri dalam negeri, khususnya terhadap industri ubin keramik,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu, Jumat, 28 Agustus 2020.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
- Anies Baswedan Tunggu Titah Jokowi untuk Tarik Rem Darurat hingga Lockdown
- IPO Akhir Juni 2021, Era Graharealty Dapat Kode Saham IPAC
Kebijakan baru ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan 111/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan 119/2018.
Pengenaan BMTP ubin keramik dari India dan Vietnam didasarkan pada data melonjaknya impor ubin keramik dari kedua negara tersebut setelah mendapat pengecualian dari pengenaan BMTP.
Impor Mengalir Deras
Menurut data Kementerian Perdagangan pada Desember 2019, impor ubin keramik dari India dan Vietnam pada periode 2018-2019 melonjak masing-masing sebesar 22,72% dan 6,58%.
Berdasarkan data importasi tersebut serta merujuk pada Article 9.1 WTO Agreement on Safeguards, India dan Vietnam dapat dikeluarkan dari daftar negara yang dikecualikan dari pengenaan BMTP karena pangsa impor dari negara-negara tersebut telah melebihi 3%.
Langkah serupa juga pernah diterapkan pada produk ubin keramik asal China. Sejak dikenakan BMPT, pemerintah mencatat ada penurunan impor yang cukup signifikan, sehingga dapat memberikan ruang lebih bagi produk dalam negeri.
Namun, pada saat bersamaan terjadi lonjakan yang cukup signifikan terhadap importasi dari India dan Vietnam yang kembali menekan industri Tanah Air. Sehingga, pemerintah kembali melindungi industri dalam negeri dengan mengenakan safeguards terhadap ubin keramik dari India dan Vietnam.